Kintamani

Asal-Usul Nama Kintamani

Dari berbagai sumber yang menyebutkan tentang Cintamani dapat dijelaskan sebagai berikut

  • Menurut pendapat Almarhum Drs.Inyoman Singgin Wikarman ( Tokoh,Penggemar Sasta Kuno dari kecamatan Kintamani Bangli berpendapat bahwa Cintamani merupakan istilah dari bahasa Sansekerta yang terdapat dalam Weda yang berarti “ suatu yang dapat memberikan kebahagiaan Lahir dan Bathin,wahya adhyatmika,( Bukti Mukti),sehingga wajarlah Raja Singha Mandhawa memberikan ijin kepada biksu untuk mebangun pertapaan di Bukit Cintamani Mmal,karena diyakini dan dirasakan tempat ini dapat memberikan kebahagiaanbagi yang menempatinya.Hal ini terbukti sampai sekarang jika ada warga yang sudah lama tinggal di Desa Kintamani akan enggan kembali ke daerah asalnya.
  • Menurut Sukarto, 1980; 2,berpendapat bahwa kata Cintamani bersala dari kata “Cinta dan Mani” Cinta berarti percintaan,asmara,menarik dan Mani yang berarti manikin,permata sehingga Cintamani dapat diartikan permata  yang sangat menarik /Mnaikam percintaan.Dari Cintamani menjadi Kintamani ,seperti Coromandel menjadi Koromandel dari India
  • Menurut I Gede Pudja.,MA.SH.,dalam buku Weda Pengantar Agama Hindu,berpendapat bahwa kata cintamani terdapat dalam kitab Weda  yaitu seorang Maha Rsi yang menulis kitab Dhanur Weda / Ilmu teknik perang / persenjataan yang bernama “ Maha Rsi Wira Chintamani”
  • Di Jawa Tengah terdapat sebuah Desa yang bernama “Cintamanik”
  • Dalam kekawin Ramayan Jilid2,sargah ke 24,dalam Wirama Sarisi bait 62,halaman 702 berbunyi :

    Ika sugati gantinganta  apageh
      Susila salayania tan singsala
      Twanging maguru gorawa angken garit,
      Ciwarcana cinita Cintamani”

    Artinya :
    “Kalewihan tingkahe satmaka anting – anting idewane sane kukuh,kalewihansilane malihan ane hanehannyane,mangda nenten ngatimang,susrusa bhaktine  manabe,waluya  cucunduk,telebering Ciwa astawa waluya Manik Asta Gina
    Jadi berdasarkan kekawin Ramayana Jilid 2 Tersebut kata Cintamani berarti “Manik Asta Gina”Hal ini sangat memperkuat  kenyataan tentang keberadaan Desa Kintamani.Bahwa di DesaPakraman Kintamani menyungsung salah satu Pura  yang bernama Pura Manik Astagina,yang berlokasi disebelah timurPura Tenten / Pasar Agung.Pura ini oleh Krama Desa Kintamani diyakini sebagai Stana manifestasi Hyang Widhi yang menganugrahkan Taksu ( Manik Sakecap)berkaitan dengan keberhasilan suatu pekerjaan ,terutama Bidang Seni,sehingga setiap akan memulai sesuatu kegiatan,terutamabidang seni agar cepat berhasil maka hendaknya mapiuning di Pura Manik Astagina.Pura ini tidak hanya diyakini oleh Krama Desa Kintamani ,namun Desa Desa lainnya juga sangat percaya.Hal ini terbukti Desa BanyunggedePeludu,Susut Kelodan jika akan nebasin Jero Gede dalam wujud barong akan matur piuning di Pura Mnaik Asta Gina ini dan Pura Tenten”
  • Dalam Lontar Wrehaspati tattwa sloka 65 disebutkan :
    “ sakwening papanika sang yogiswara lawan ikang wasana kabeh,yatika katunwan de bhatara ring siwagni ri wuwusnya hilang ikang karmawasana,Tan molah alanggeng samadhinira,tamolah bhatara ri sira yan mangkana,ya ta matangnyan Cintamani sira,asiong sakaharepnira teka,sakahyunira dadi,ndah wyaktinya kapanggih ikang kaesteswrayan de Nira

    Artinya kurang lebih seperti ini ;
    Segala papa,sang Yogi dan segenap karma wasananya akan dimusnahkan oleh Tuhan melalui apai Siwa sesudah hilang bekas – karmanya,dan jika langgeng semadhinya disebut AstaGuna,Yakni mampu mencapai ke Asta Iswarayan.Jadi kata Cintamani dalam Lontra Whraspati tattwa berarti  dapat mencapai segala yang dikehendaki

Keindahan Kintamani Hingga Saat Ini

Lokasi

Daerah wisata Kintamani dapat ditempuh melalui Payangan atau dari Denpasar melalui hutan Sangeh, Plaga dan Lampu lalu para penelusur akan tiba di sebelah utara Kintamani. Angkutan umum ke Kintamani tersedia dari Ubud melalui Sakah atau juga bisa ditempuh melalui Tampaksiring dan Bangli.

Dari Denpasar para penelusur dapat naik angkutan yang berangkat dari terminal Batubulan. Jarak yang ditempuh ke kawasan ini kira-kira 2 jam perjalanan dari Denpasar atau Karangasem ataupun pantai Lovina.Tempat wisata Kintamani ini dapat juga dituju dengan kendaraan bermotor,karena lokasi ini menghubungkan kota Bangli dan kota Singaraja.Sedangkan rute obyek, menghubungkan Obyek Wisata Kawasan Batur dengan Obyek Wisata Tampaksiring dan Besakih. KINTAMANI – Tempat wisata di Bali yang berada di dataran tinggi yang wajib di kunjungi selain wisata Bedugul. Kintamani terletak di Kecamatan Kintamani, Kabupaten Bangli. Perjalanan menuju tempat wisata ini dari Kota Denpasar sekitar 2 jam dengan kendaraan bermotor atau sekitar 79,9 kilometer dari Bandara Udara Ngurah Rai dengan catatan jalanan lancar atau tidak macet.

Kintamani menyediakan pemandangan perbukitan dengan udara segar dan suhu udara berkisar 18 derajat celcius, sama seperti suhu udara di daerah wisata bedugul. Hal paling utama yang menjadikan daya tarik dari kawasan wisata ini adalah pemandangan Gunung Batur dan Danau Batur. Walaupun kecil namun gunung ini masih aktif dan sempat beberapa kali meletus sampai letusan besar terjadi pada tahun 1917 yang berakibat hilangnya ribuan nyawa serta menghancurkan rumah penduduk desa Batur Batur Tua yang berada di dasar kaldera Batur. Penduduk yang masih tersisa mengungsi ke Desa Batur, Pura Ulun Danu yang berada di lembah ginung Batur, juga pindah ke Desa Batur yang sekarang, tapi sampai sekarang pura Ulun Danu batur yang ada di penolokan masih menjadi pusat kegiatan pemujaan penduduk setempat dan Bali.

Di kawasan Batur ada Pura Batur yang merupakan salah satu Pura Sad Kahyangan. Sebelum meletusnya Gunung Batur 1917, Pura Batur berada di kaki sebelah Barat Daya Gunung Batur. Akibat kerusakan yang ditimbulkan oleh letusan Gunung Batur ini, maka Pura bersama warga desa Batur dipindahkan di tempat sekarang. Sisa-sisa lahar yang membeku berwarna hitam, Gunung Batur tegak menjulang, Danau Batur teduh membiru, merupakan suatu daya tarik yang akan memukau para penelusur.Hal utama yang dapat para penelusur  lakukan di tempat wisata ini, adalah menikmati pemandangan indah Gunung Batur dan Danau sambil menikmati hidangan makan siang. Restaurant di sini, menyediakan makanan bertipe buffet, jadi para penelusur dapat menikmati hidangan sepuasnya.

Kintamani adalah wisata dengan pemandangan alam yang sangat indah sehingga saat berwisata ke Kintamani merupakan sebuah pengalaman yang sangat mengesankan karena kawasan Kintamani memiliki panorama yang sangat indah, terletak di dataran tinggi dan dikelilingi oleh suasana pegunungan dengan tiupan angin dari Gunung Batur.Hamparan Danau Batur terlihat jauh di bawah beserta rumah penduduk lokal. Di Kintamani para penelusur juga akan mendapati wisata budaya unik di Trunyan yaitu tidak seperti umat Hindu umumnya di Bali yang melangsungkan upacara ngaben untuk pembakaran jenazah, di Trunyan jenazah tidak dibakar melainkan hanya diletakkan di tanah pekuburan selamanya hingga tinggal tulang dan tengkorak. Justru tengkorak tengkorak itulah yang menjadi daya tarik trunyan sebagai desa kuno dan dianggap sebagai desa Bali Aga atau Bali asli.

Kintamani sebagian besar penduduknya bekerja sebagai petani. Karena wilayah ini sangat berpotensi untuk pertanian yang didukung dengan alamnya yang sejuk dan subur. Hasil pertanian yang terkenal antara lain jeruk, tomat, kembang kol, dan bawang merah.Selain hasil pertanian daerah ini juga terkenal dengan binatang anjingnya dan dikenal dengan nama anjing kintamani yang cirinya bertubuh mungil dan berbulu lebat. Kintamani ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun mancanegara terutama pada saat liburan sekolah, tahun baru maupun hari libur nasional lainnya. Oh ya saat para penelusur berwisata ke Kintamani jangan lupa ya membawa jaket karena Kintamani memiliki suhu yang cukup dingin karena berada di dataran tinggi.

Beberapa Objek Wisata Yang Terkenal Di Daerah Kintamani:

  • Desa Adat Penglipuran Bangli
    Desa adat bali yang sangat kental dengan kerukunan dan kebersamaan mereka. Desa ini berlokasi di kelurahan kubu, kecamatan bangli, kabupaten bangli- Bali. Desa ini telah dianugrahi penghargaan Kalpataru. Menurut masyarakat sekitar, kata penglipuran diambil dari kata Pengeling Pura yang memiliki makna tempat suci yang ditujukan untuk mengenang para leluhur. Membahas tentang leluhur, ternyata masyarakat yang tinggal di desa ini sangat menjun-jung tinggi amanat dari para leluhur mereka.Terbukti dari terbentuknya desa Penglipuran yang sangat mengutamakan kerukunan ini. Ciri khas yang sangat menonjol dari desa ini adalah arsitektur bangunan tradisional di desa ini rata-rata memiliki arsitektur yang sama persis dari ujung desa ke ujung lainnya.Keunikan ini membuat Desa Penglipuran sangat indah dengan kesimetrisan yang amat tertata rapi antara 1 rumah dengan rumah lainnya. Pintu gerbang di setiap rumah saling berhadapan satu sama lain yang hanya di batasi oleh jalan utama kecil di tengahnya. Pintu gerbang ini disebut dengan Angkul-angkul (Pintu gerbang khas bali) yang juga memiliki arsitektur sama dengan angkul-angkul setiap rumah di desa ini. Jalan utama yang ada di desa penglipuran mengarah pada bagian utama desa yang berada di puncak paling tinggi. Untuk masuk ke kawasan desa penglipuran ini, anda tidak diperbolehkan untuk menggunakan mobil ataupun sepeda motor.
  • Penelokan Kintamani
    Merupakan salah satu Desa di Kintamani Bali yang memiliki atau menyajikan wisata pemandangan Gunung Batur beserta keindahan kaldera dan keasrian Danau Batur yang terlihat melengkung ibarat bulan sabit.Dari Tempat Wisata Desa Penelokan inilah tempat yang cocok untuk menikmati kedua ikon wisata di Kintamani tersebut sambil menikmati menu makan siang di restoran - restoran yang berjajar di pinggir jalan Desa Penelokan yang menghadap objek wisata Danau dan Gunung Batur.
  • Gunung Batur
    Merupakan salah satu tempat wisata di Kintamani yang menyajikan keindahan endapan lava hitam yang merupakan kaldera terindah di dunia yang dikombinasikan dengan pemandangan danau Batur.Gunung Batur Kintamani adalah gunung berapi yang masih aktif mengeluarkan asap belerang. Tempat wisata Gunung Batur di Kintamani sangat populer di jadikan tempat mendaki dan berkwmah.
  • Danau Batur Kintamani Bali
    Merupakan salah satu danau terluas di Bali yang terletak berdampingan dengan Gunung Batur. Aktivitas yang bisa dilakukan di Danau Batur Kintamani Bali ialah berkeliling danau dengan menggunakan perahu, dan juga sambil menikmati udara sejuk dengan memancing.
  • Pura Ulun Danu Batur
    Adalah pura yang memiliki peranan penting di Bali. Pura Batur digunakan sebagai tempat pemujaan Dewi Danu atau Dewi Kesuburan yang berada di Danau Batur,
  • Toya Bungkah
    Merupakan tempat wisata di Kintamani yang berupa tempat pemandian air panas. Sumber air panas tersebut mengalir dari kaki gunung Batur. Tempat wisata Toya Bungkah ini di kelola oleh masyarakat setempat yang di beri nama Batur Natural Hot Spring.Jika Anda berenang di tempat permandian air panas ini, masyarakat di sini percaya dengan sumber air panas tersebut mampu menghilangkan berbagai penyakit kulih
  • Desa Trunyan
    Adalah salah satu desa di Kintamani yang cukup unik, terletak di sebelah timur bibir danau Batur, letaknya sangat terpencil. Jalan darat dari Penelokan, Kintamani, hanya sampai di desa Kedisan. Dari Kedisan ke desa Trunyan orang harus menyeberang danau Batur selama 45 menit dengan perahu bermotor atau 2 jam dengan perahu lesung yang digerakkan dengan dayung. Selain jalan air, Trunyan juga dapat dicapai lewat darat, lewat jalan setapak melalui desa Buahan dan Abang

Akomodasi Dan Kuliner Khas

Di kawasan wisata Kintamani sudah dilengkapi dengan penginapan-penginapan yang harganya bervariasi. Dari harga yang paling murah hingga yang bertaraf hotel bintang lima ada di sini. Semua tergantung dari fasilitas yang akan didapatkan selama para penelusur menginap. Keindahan panorama obyek wisata bukit Kintamani, tidak akan lengkap tanpa mencicipi kuliner khas daerah Kintamani yang banyak tersedia di kedai-kedai yang berjejeran sepanjang jalan.

Salah satu yang tepat untuk dicicipi adalah minuman ramuan rempah-rempah. Nah! Bagi para penelusur yang sedang beriwsata keKintamani, tidak ada salahnya untuk mencicipi minuman khas daerah berhawa dingin ini sebagai penghangat tubuh sambil menikmati panorama keindahan alam obyek wisata Kintamani. Terlebih harga yang ditawarkan cukup terjangkau. Untuk menikmati satu gelas minuman ramuan ini, Para penelusur hanya perlu mengeluarkan uang sebanyak Rp7.000,- saja. Minuman ramuan rempah khas daerah dingin ini selain berkhasiat sebagai penghangat tubuh, juga baik untuk kesehatan dan kebugaran lantaran dibuat dari berbagai rempah-rempah yang alami.

Kintamani juga sudah dilengkapi dengan fasilitas wisata sudah sangat memadai di kawasan ini. Banyak terdapat restoran maupun warung-warung makanan dan minuman kecil dengan harga yang bervariasi sehingga penelusur nggak perlu khawatir kelaparan saat berwisata ke kintamani namun nggak membawa bekal.

Ulasan